Pages

Tampilkan postingan dengan label Resume. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resume. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Mei 2012

Resume 5 : "Analisis Pendapatan Nasional untuk Perekonomian Tertutup Sederhana dan Pertumbuhan Ekonomi"


Jumlah orang yang menganggur adalah jumlah orang di negara yang tidak memiliki pekerjaan dan yang tersedia untuk bekerja pada tingkat upah pasar saat ini. Ini dengan mudah dapat diubah menjadi persentase dengan mengaitkan jumlah pengangguran, dengan jumlah orang dalam angkatan kerja.

Inflasi adalah kenaikan harga secara umum selama 12 bulan. Ini diukur dengan mengambil rata-rata tertimbang semua produk konsumen (tertimbang pada frquency pembelian) dan menganalisis tren harga keseluruhan. Hal ini sering disebut Indeks Harga Konsumen (CPI) atau Harmonised Indeks Harga Konsumen (HICP). Hal ini menunjukkan berapa banyak, sebagai persentase, tingkat harga umum dari semua barang-barang konsumsi telah berubah sepanjang tahun.

Ada tiga jenis inflasi yaitu:
  1. inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation)
  2. inflasi desakan biaya (cost-push inflation)
  3. inflasi karena pengaruh impor (imported inflation).
Tingkat inflasi yang terjadi dalam suatu negara merupakan salah satu ukuran untuk mengukur baik buruknya masalah ekonomi yang dihadapi suatu negara. Bagi negara yang perekonomiannya baik, tingkat inflasi yang terjadi berkisar antara 2 sampai 4 persen per tahun.

Tingkat inflasi yang berkisar antara 2 sampai 4 persen dikatakan tingkat inflasi yang rendah. Selanjutnya tingkat inflasi yang berkisar antara 7 sampai 10 persen dikatakan inflasi yang tinggi.

Menurut hasil diskusi dari kelompok saya, cara pemerintah manggulangi tingkat pengangguran dengan menambahkan lapangan pekerjaan dan memberikan upaya untuk berwirausaha. Cara berwirausaha sebaiknya mulai di ajarkan dari anak kecil, agar jika sudah besar menjadi sudah terbiasa untuk berwirausaha. Kita juga harus mengasah keterampilan untuk berwirausaha. 

Kamis, 03 Mei 2012

Resume 6 : "Uang, Bank dan Pencetakan Bank


Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang. Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran.
Fungsi Uang
Secara umum, uang memiliki fungsi sebagai perantara untuk pertukaran barang dengan barang, juga untuk menghindarkan perdagangan dengan cara barter. Secara lebih rinci, fungsi uang dibedakan menjadi dua yaitu fungsi asli dan fungsi turunan.
  •  Fungsi asli
          Fungsi asli uang ada tiga, yaitu sebagai alat tukar, sebagai satuan hitung, dan sebagai penyimpan nilai.
  • Fungsi turunan itu antara lain:
Ø  Uang sebagai alat pembayaran yang sah
Ø  Uang sebagai alat pembayaran utang
Ø  Uang sebagai alat penimbun kekayaan
Ø  Uang sebagai alat pemindah kekayaan
Ø  Uang sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi

Berdasarkan hasil diskusi dari kelompok 6 yang mengenai uang, bank dan pencetakan bank, saya akan menjelaskan sedikit hasil diskusi yaitu mengenai scarcity. Pada saat ini jumlah uang sudah cukup banyak beredar sehingga jarang dipalsukan, tetapi kenapa sekarang ini banyak uang palsu yang beredar di Indonesia, apa yang menyebabkan uang palsu masih banyak beredar ?
dari hasil diskusi bersama terdapat jawabannya yaitu : selama ada peluang, kejahatan uang palsu banyak terjadi, pemerintah harus memberikan sosialisasi kepada masyarakat bagaimana cara membedakan uang yang asli dan uang yang palsu. Kita juga harus berhati-hati apabila menerima uang, kita harus memahami bagaimana cara membedakan uang yang asli dan uang yang palsu.

Minggu, 25 Maret 2012

Resume 4 : "Struktur Pasar"

Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri. Pada analisa ekonomi dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna. Pasar persaingan tidak sempurna meliputi : pasar monopoli, pasar oligopoli, pasar duopoli, pasar monopolistik dan pasar monopsoni.
Saya akan sedikit meresume hasil diskusi presentasi dari kelompok empat yang berjudul “Struktur Pasar”. Pasar monopolistik adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran di mana terdapat sejumlah besar penjual yang menawarkan barang yang sama. Pasar monopolistik merupakan pasar yang memiliki sifat monopoli pada spesifikasi barangnya. Sedangkan unsur persaingan pada banyak penjual yang menjual produk yang sejenis.
Ciri-ciri dari pasar monopolistik adalah:
·           Terdapat banyak penjual/produsen yang berkecimpung di pasar.
·           Barang yang diperjual-belikan merupakan differentiated product.
·           Para penjual memiliki kekuatan monopoli atas barang produknya sendiri.
·           Untuk memenangkan persaingan setiap penjual aktif melakukan promosi/iklan.
·           Keluar masuk pasar barang/produk relatif lebih mudah.

Didalam pasar monopolistik para penjual mengimbangi keuntungan dan kerugian dari hasil barang yang dijual adalah dengan cara memberikan trik-trik dalam penjualan seperti menurunkan harga, memberikan pelayanan yang baik, serta melakukan inovasi-inovasi yang lebih menarik agar para pembeli dapat lebih tertarik untuk membeli barang yang ditawarkan.

Resume 3 : "Perilaku Produsen"

Perilaku adalah respon individu terhadap suatu stimulus atau suatu tindakan yang dapat diamati dan mempunyai frekuensi spesifik, durasi dan tujuan dan baik disadari maupun tidak. Perilaku merupakan kumpulan berbagai faktor yang saling berinteraksi melalui perbuatan/tindakan dan perkataan seseorang yang sifatnya dapat diamati, digambarkan dan dicatat oleh orang lain ataupun orang yang melakukannya.
Produksi adalah segala kegiatan manusia yang ditujukan untuk meningkatkan nilai guna barang atau untuk menghasilkan barang. Sedangkan Produsen adalah orang/pihak-pihak yang melakukan kegiatan produksi untuk mencapai tujuan produksi. Produksi dan produsen mempunyai tujuan yang sama yaitu memenuhi kebutuhan masyarakat dan mencari keuntungan atau laba. Sehingga dapat dikatakan hubungan antaran produksi dengan produsen sangatlah erat yaitu, produksi sebagai kegiatan sedangkan produsen adalah orang/pihak yang melakukan kegiatan tersebut. Fungsi produksi adalah interaksi antara input yang terdiri dari tenaga kerja, kekayaan alam, modal dan teknologi, dengan output, yaitu jumlah barang yang dihasilkan. Optimalisasi produksi adalah suatu cara meningkatkan nilai dari suatu produksi dengan pengaruh variabel. Cara mengoptimalkan produksi bisa dengan meningkatkan kualitas produksi, jumlah produksi, manfaat produksi, bentuk fisik produksi, dan lain-lain.
Produsen meminimalkan hasil poduksi dengan cara memakai produk yang baik. Selain itu produsen juga harus menjaga kualitas barang dengan cara berbuat jujur agar barang yang dijual banyak dinikmati oleh konsumen. Sekarang ini sering kita jumpai produsen yang tidak jujur dalam menjual produknya. Untuk mendapatkan laba yang besar, ada beberapa oknum produsen yang berbuat tidak baik. Dalam menghadapai oknum-oknum produsen yang tidak bertanggung jawab, kita sebagai konsumen harus lebih cermat dan teliti dalam membeli barang yang berkualitas baik.

Rabu, 14 Maret 2012

Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen adalah perilaku yang ditunjukkan oleh konsumen dalam mencari, menukar, menggunakan, menilai, mengatur barang atau jasa yang mereka anggap dapat memuaskan kebutuhan mereka.
Faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen :
Ø  Faktor eksternal, meliputi : pengaruh keluarga, kelas sosial, kebudayaan, strategi marketing, dan kelompok referensi.
Ø  Faktor internal, meliputi : motivasi, persepsi, sikap, gaya hidup, kepribadian dan belajar.
Resume yang dapat saya ambil dari hasil diskusi kelompok 2 yaitu, Indonesia termasuk pasar terbuka. Dengan pasar terbuka sebaiknya kita harus berani menjual barang lokal ke luar negeri. Kita harus berani bersaing dengan produk import. Karena kalau dilihat barang-barang lokal buatan Indonesia banyak yang menarik. Saat ini produk kita masih kalah saing dari produk import. Hal ini dapat terjadi karena salah satunya disebabkan oleh teknologi di negara kita yang masih rendah. Coba kita lihat di negara China, disana teknologi sudah canggih, tenaga kerja banyak dan upah pegawai hanya sedikit sehingga produk dari China harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan produk lokal buatan Indonesia. Faktor budaya juga mempengaruhi, budaya luar sudah masuk di negara kita sehingga banyak anak-anak muda zaman sekarang lebih memilih produk import dibandingkan produk lokal, selain harganya yang lebih murah, produk import juga biasanya modelnya lebih bagus karena dibuat oleh teknologi yang canggih. Kita sebagai warga negara Indonesia harus dapat membudayakan hasil produk lokal, kita harus kreatif menciptakan produk baru yang lebih menarik agar produk lokal dapat bersaing dengan produk import. Faktor keluarga juga sangat berperan penting dalam masalah ini, orang tua sebaiknya mengenalkan barang-barang lokal kepada anaknya sejak kecil agar anak tersebut dapat mencintai produk dalam negeri.

Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran

Dari presentasi hari ini mengenai “Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran” saya akan membuat resume dari hasil diskusi presentasi. Namun sebelum saya meresume hasil diskusi, saya akan menjelaskan sedikit materi yang tadi dibahas dari kelompok 1. Berikut penjelasan dari materi presentasi mengenai penentuan harga permintaan dan penawaran :
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu.
Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat permintaan :
  •  Harga barang itu sendiri
  •  Harga barang subtitusi
  • Harga barang komplementer
  • Jumlah pendapatan
  • Selera konsumen
  • Intensitas kebutuhan konsumen
  • Perkiraan harga di masa depan
  •  Jumlah penduduk
Penawaran adalah banyaknya barang atau jasa yang tersedia dan dapat ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu.
Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran :
  • Harga barang itu sendiri
  • Harga barang pengganti
  • Biaya produksi
  • Kemajuan teknologi
  • Pajak
  • Perkiraan harga di masa depan
Dari hasil diskusi mengenai penentuan harga permintaan dan penawaran, saya akan meresume hasil dari presentasi tadi. Apabila jumlah permintaan dan penawaran tidak mengalami keseimbangan di pasaran, produsen menanggulanginya dengan cara mengurangi jumlah ketersediaan atau penawaran. Produsen akan selalu mengikuti selera konsumen atau selera pasar. Harga keseimbangan terbentuk secara alami antara produsen dan konsumen berdasarkan tarik-menarik harga. Dalam nilai penjualan apabila terdapat produk baru, maka harga produk yang lama diturunkan, ini berdasarkan break even point. Hal tersebut dilakukan agar produk lama dan baru sama-sama habis terjual di pasaran sehingga produsen tidak mengalami kerugian, dan konsumen juga dapat memenuhi keinginannya. Bahan baku yang akan diproduksi harus diperhitungkan terlebih dahulu tergantung pada permintaan pasaran, terutama untuk barang yang mudah rusak. Demikian hasil resume yang dapat saya jelaskan dari presentasi yang dibahas oleh kelompok 1.