Pages

Sabtu, 05 Mei 2012

Tips Kerling pada Mata


Tekstur perona mata manusia bermacam-macam, berikut ini tips & trik untuk memilih perona mata :


1.   Perona Mata Bubuk
    Teksturnya yang halus membuat perona mata ini mudah digunakan. Gunakan jemari anda untuk menerapkannya. Baurkan beberapa warna untuk menghasilkan gradiasi warna.

2.   Perona Mata Padat
    Biasanya dilengkapi dengan pemulas yang ujungnya terdapat spons. Hasil tebal atau tipis dapat ditentukan dengan mudah. Jika ingin hasil yang lebih membaur dan tipis, gunakan jemari anda.

3.   Perona Mata Krim
    Menghasilkan warna yang lebih lembut dan tidak menggumpal. Untuk hasil lebih maksimal, coba kombinasikan dengan perona mata bubuk tabur yang menghasilkan warna lebih padat dan tahan lama.

4.   Perona Mata Pensil
    Bentuknya praktis dan mudah digunakan, menghasilkan warna dengan garis lebih tegas, tapi agak sulit dibaurkan. Dapat berfungsi ganda sebagai eyeliner. 

Cara Menjaga Tubuh tetap Singset Setelah Barbequean


Disaat ada liburan panjang atau waktu luang, memang asyik mengadakan acara barbequean bareng sama keluarga atau teman-teman. Namun, untuk menghindari naiknya berat badan terutama bagi wanita, sebaiknya lihat cara menjaga tubuh tetap singset setelah barbequean dibawah ini :
  1. Konsumsilah makanan rendah kalori saat sarapan dan makan siang. Sehingga anda boleh makan sedikit leluasa saat berpesta, malam harinya.
  2. Pilihlah daging ayam atau ikan. Untuk ayam, sebaiknya kulitnya jangan dimakan.
  3. Isilah separuh piring dengan sayur-sayuran, seperti selada. Untuk selada, pilih jenis vinaigrette yang tidak menggemukkan.
  4. Hindari saus yang berbahan dasar lemak, seperti mayones. Lebih baik pilih saus yang rendah kalori, seperti saus tomat.
  5. Hindari minuman beralkohol atau bersoda.

Jumat, 04 Mei 2012

Contoh Program Perulangan pada Bahasa C


#include<stdio.h>
Main()
{
Int a,b,n;
Printf(“masukkan angka : “);
Scanf(“%d”, &n);
For(a=1; a<=n; a++)
{
For(b=1; b<=a; b++)
{
If(a==b)
Printf(“%d\n”, b);
Else
Printf(“ “);
}
Printf(“\n”);
}
}
Jika program dijalankan, akan menghasilkan output sebagai berikut :


Contoh Program If...Else pada Bahasa C


#include<stdio.h>
Int main()
{
int nilai;
printf(“masukkan nilai = “);
scanf(“%d”, &nilai);
if(nilai%2 ==0)
printf(“genap \n”);
else
printf(“ganjil \n”);
return 0;
}
Jika program dijalankan, akan menghasilkan output sebagai berikut :


Contoh Program Do...While pada Bahasa C


#include<stdio.h>
Int main()
{
Int i;
I = 0;
Do
{
Printf(“%d \n”, i);
I++;
}
While(i<=5);
}

Jika program dijalankan, akan menghasilkan output sebagai berikut :


Contoh Program Array Multi Dimensi pada Bahasa C

#include<stdio.h>
Main()
{
Char data [2][3][6] = {“1”, “soto”, “5000”, “2”, “bakso”, “3500”};
Int i,j;
For(i=0; i<2; i++)
{
For(j=0; j<3; j++)
{
Printf(“\t%s”, data [i][j]);
}
Printf(“\n”);
}
Return 0;
}

Jika program dijalankan akan menghasilkan output sebagai berikut :


Contoh Program Array Dimensi Dua pada Bahasa C


#include<stdio.h>
Main()
{
Int bilangan [3][2] = {4,6,3,8,5,9};
Int i,j;
For(i=0; i<3; i++)
{
For(j=0; j<2; j++)
{
Printf(“bilangan ke %i,%i=%i\t”, i+1, j+1, bilangan [i][j]);
}
Printf(“\n”);
}
Return 0;
}

Setelah program dijalankan, akan menghasilkan output sebagai berikut :